Halo kawan – kawan bertemu lagi dengan saya Ferdy Radya Tanoto pada
postingan blog minggu ini saya akan membahas tentang Autobiografi , apa Autobiografi
itu ?. Autobiografi adalah sebuah tulisan dimana didalamnya tercatat sebuah
perjalanan hidup dan pengalaman dari penulis itu sendiri. Jadi Autobiografi
seseorang tidak akan sama persis dengan orang lain.
Nama saya Ferdy Radya Tanoto. Nama panggilan saya adalah Ferdy atau paling
sering dipanggil dengan Fer. Saya lahir di Surabaya pada tanggal 11 Pebruari
1999. Saya adalah anak ke empat atau anak terakhir dari empat bersaudara . Ayah
saya adalah seorang perantau dari Sumatra Utara atau lebih tepatnya Medan yang
pergi dan menetap di Surabaya , sedangkan Ibu saya adalah orang asli Surabaya. Saya
mempunyai tiga orang kakak , kakak pertama saya bernama Frandy Radya Tanoto dia
lahir pada tanggal 11 Pebruari juga jujur saya tidak tahu mengapa
tanggal lahir kakak pertama saya sama dengan tanggal lahir saya , dia sekarang
sudah berada di jenjang perkuliahan kakak pertama saya berkuliah di Universitas
Kristen Petra kakak pertama saya mengambil Jurusan Arsitektur.
Selanjutnya
adalah kakak kedua saya yang bernama Flanny Lidya Tanoto dia lahir pada tanggal
24 Pebruari dan sekarang kakak kedua saya juga sudah berada di jenjang
pendidikan perkuliahan kakak kedua saya juga berkuliah di Universitas Kristen
Petra berbeda dengan kakak pertama saya Kakak kedua saya mengambil jurusan
Manajemen Pemasaran , selanjutnya adalah kakak saya yang ketiga dia bernama
Flenny Lidya Tanoto kakak saya yang ketiga ini lahir pada tanggal 24 Pebruari
tanggal lahir kakak saya yang kedua dan yang ketiga memang sama itu karena
memang mereka berdua adalah saudara kembar yang mukanya susah untuk dibedakan.
Sama
seperti kakak saya yang pertama maupun yang kedua kakak saya yang ketiga ini
juga sudah berada di jenjang pendidikan perkuliahan dan saya rasa baru kali ini
dia memiliki keyakinan yang berbeda dengan saudara kembarnya atau kakak saya
yang kedua , kakak saya yang ketiga ini juga berkuliah di Universitas Kristen Petra , kakak saya yang
ketiga ini mengambil jurusan Manajemen Bisnis.
Pada
tahun 2011 saya berhasil melewati jenjang pendidikan Sekolah Dasar . saya
bersekolah di MIMI School , sedikit bercerita tentang pengalam saya pada waktu
di jenjang pendidikan Sekolah Dasar , pada saat kelas 6 Sekolah Dasar saya
dipilih menjadi seorang Ketua Kelas , pada saat itu saya di beri wewenang untuk
memberi point pelanggaran kepada para siswa ataupun siswi yang berbuat
kesalahan. Jujur pada saat kelas 6 Sekolah Dasar itulah saya merasa saya adalah
seorang penguasa dari para murid – murid kelas 6 sekolah dasar lain yang berada
satu kelas dengan saya , dan pada saat saya berada di jenjang pendidikan
Sekolah Dasar ada seorang guru yang sangat killer dia bernama pak Subroto ( Nama
samaran guru killer ), pak Subroto ( Nama samaran guru killer) adalah guru yang
suka menjewer telingan para muridnya jika para muridnya tidak bisa menjawab
pertanyaanya, pak Subroto ( Nama samaran guru killer) adalah seorang guru
matematika pada saat saya berada di jenjang pendidikan Sekolah Dasar.
Pada
tahun 2014 saya berhasil melewati jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama ,
pada saat berada di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama saya juga
bersekolah di MIMI School , sedikit bercerita lagi tentang pangalaman saya saat
berada di jenjang pendidkan Sekolah Menengah Pertama pada saat saya berada di
kelas 7 Sekolah Menengah Pertama saya mendapatkan seorang guru english
conversation yang berasal dari luar negri guru saya ini bernama Mr. Ebward (
Nama samaran untuk guru ) ,Mr. Ebward ( Nama samaran untuk guru ) adalah
seorang guru yang jika berbicara tidak jelas dia berbicara seperti seekor lebah
, dan matanya juling dan itu yang membuat saya binggung , pada suatu ketika dia
berbicara kepada saya dan saya tidak mengerti jika dia sendang bebricara kepada
saya karena matanya tidak mengarah kepada saya , dan akhirnya dia marah.
Ada
satu pengalaman lagi pada saat saya berada di jenjang pendidikan Sekolah
Menengah Pertama lebih tepatnya pada saat saya berada di kelas 9 Sekolah
Menengah Pertama , sama seperti pengalaman saya saat berada di jenjang
pendidikan Sekolah Dasar lagi –lagi saya dipilih menjadi seorang ketua kelas ,
tetapi kali ini berbeda kali ini saya menjadi ketua kelas karena dipilih oleh
seorang guru yang bernama Bu Dewi ( saya tidak menggunakan nama samaran karena
guru saya yang satu ini adalah guru yang sangat baik bagi saya) ,pada saat
menjadi seorang ketua kelas saya merasa menderita karena jika terjadi sebuah
kesalahan di kelas saya yang pertama di salahkan adalah saya karena saya adalah
sorang ketua kelas .
Tetapi
saya berfikir bahwa pada semester 2 biasanya ketua kelas dari tiap kelas akan
diganti oleh wali kelasnya , tetapi itu semua hanya menjadi angan – angan saya
karena pada semester 2 guru kesayangan saya dan juga wali kelas saya yang
bernama Bu Dewi ( saya tidak menggunakan nama samaran karena guru saya yang
satu ini adalah guru yang sangat baik bagi saya) keluar dari sekolah saya , dan
secara otomatis yang menjalani sebuah penderitaan menjadi sorang ketua kelas
selama dua semester.
Setelah
melewati jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama saya berlanjut ke Jenjang
pendidikan Sekolah Menengah Atas dan lagi – lagi saya bersekolah di MIMI School
. pada jenjang pendidikan ini saya belum mendapatkan sebuah pengalaman yang
sangat menyenangkan selain bertemu dengan seorang guru yang menurut saya adalah
seorang guru yang baik hati dan pengertian pada penderitaan murid – murid nya
guru saya ini tidak pernah memberikan tugas – tugas yang memberatkan murid –
muridnya seperti membuat postingan blog mingguan , membaca cerpen tiap minggu ,
dan memberi hukuman membuat telor asin kepada muridnya yang tidak mengerjakan
tugasnya dengan baik . Guru saya yang baik hati ini bernama Bapak Bllan Naulana
( Nama samaran untuk seorang guru yang baik hati ).
Sebuah canda mencairkan suasana, sebuah canda menjadikan keadaan lebih
hidup dari sebelumnya.
Sumber Kata bijak http://www.bijakkata.com







Perbaiki typo seperti di paragtaf ke 5 kata pengalaman dan beberapa kata. Penulisan huruf kapital pada awal paragraf.
BalasHapusSecara keseluruhan sudah rapi dan bagus. Sindiran yang diakhir paragrag juga mengena banget. Good luck