Nammo Buddhaya, Om Swastyastu, Shalom aleichem,السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ, Wie De Dong Tian br />


Sabtu, 30 Januari 2016

Tokoh Inspiratif

Halo teman – teman bertemu lagi dengan saya Ferdy radya tanoto pada postingan minggu ini saya akan membuat postingan yang bertemakan tokoh inspiratif di dalam hidup saya , jujur saya pasti jika kalian semua di tanya oleh orang “Siapa yang menginspirasi hidup mu?” pasti kebanyakan orang menjawab tokoh inspiratif adalah orang tua , memang itu benar orang tua adalah tokoh inspiratif yang memang sudah kita kenal sejak kita lahir , karena memang dari kecil hingga dewasa di saat kita belum tahu apa – apa sampai menjadi tahu cara berbicara, makan , dan lainnya kita dapatkan dari orang tua jadi tidak salah jika kebanyakan orang berkata bahwa orang tua adalah tokoh inspiratifnya , orang tua adalah orang pertama yang menjadi tokoh inspiratif di dalam hidup kita tetapi jika kita hanya berinspiratif pada orang tua tentu saja kita juga akan sulit untuk berkembang .
Seiring dengan perkembangan umur dan kedewasaan kita pasti kita juga akan menemukan tokoh inspiratif pada hidup kita masing – masing jujur saya juga memiliki banyak tokoh yang menginspiratif hidup saya , salah satunya adalah Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur karena beliau adalah orang yang menurut saya adalah orang yang tidak mempedulikan Ras seseorang karena mengingat bahwa Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah seorang keturunan Indonesia tetapi ia mau untuk memperjuangkan orang yang ada di Indonesia meskipun bukan orang asli keturuna Indonesia salah satu contoh nya adalah suatu peristiwa dimana pada tahun 1968 sampai kurang lebih tahun 1999 perayaan tahun baru Imlek dilarang untuk dirayakan di depan umum oleh Presiden Soeharto, pada saat itu Presiden Soeharto melarang segala hal yang berkaitan dengan dengan Tionghoa.
Tetapi semua hal itu berubah ketika Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menggantikan Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang dikenal dengan BJ Habibie menjadi Presiden ke-4 Bangsa Indonesia , setelah Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi Presiden maka masyarakat keturunan Tionghoa mendapatkan kebebasan dalam merayaka tahun baru Imlek itu kurang lebih tahun 2000 an hal ini menunjukan bahwa Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah orang yang tidak peduli mau keturunan apapun orang nya jika mereka ada di Indonesia Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akan berusaha agar seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan kemerdekaan .
Dengan demikian Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mulai merasuki pikiran saya dengan kata lain beliau adalah seorang tokoh Inspiratif saya suatu hal yang bisa saya ambil atau suatu hal yang menginspiratif saya adalah jiwa persaudaraan yang di perlihatkan oleh Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur saya bisa mencontoh apa yang sudah beliau lakukan , jujur saya terinspirasi untuk berteman oleh siapa pun dengan orang keturuna apapun karena menurut saya hal itu akan bisa sangat menguntungkan saya, karena jika kita berteman dengan siapa pun ( berteman dengan semua orang ) itu akan bisa menjadi  keuntungan bagi masa depan saya karena mengingat bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri salah satu contoh banwa manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain adalah manusia yang sudah meninggal tidak mungkin bisa menggubur dirinya sendiri pasti dia memerlukan orang lain untuk mengguburkan dirinya.

Selain Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur baru – baru ini saya menemukan seorang tokoh yang bisa menginspiratif hidup saya dan dia adalah seorang guru bahasa Indonesia yang menggantika guru bahasa Indonesia yang sebelumnya dia adalah Bapak Allan Maulana pasti kalian semua heran kenapa orang seperti Bapak Allan Maulana bisa menjadi salah satu orang yang menginspiratif hidup saya , menurut saya Bapak Allan Maulana adalah seorang guru yang masih mempedulika masa depan para murid – muridnya salah satu contohnya adalah beliau sangat memperhatikan sifat malas yang dimiliki oleh para murid – muridnya dengan cara memberikan tugas untuk menulis blog setiap minggunya beliau juga menekankan sikap kedisiplinan pada murid – muridnya salah satunya dengan cara para murid nya harus mengumpuklan tugas dengan tepat waktu dan jika kita terlambat mengumpukan tugasnya maka ia tidak akan segan – segan untuk menolak tugas kita dan benar – benar memberikan nilai 0 (Nol) dan sikap beliau lainya adalah beliau adalah orang yang sangat baik dan tidak mudah untuk marah maskipun kita membullynya seperti apa pun dan terkadang bully an itu saya rasa terlalu parah tetapi beliau tidak marah dan yang terpenting adalah dia tetap mempedulikan semua muridnya dengan merata atau dengan kata lain beliau adalah seorang guru yang tidak pilih kasih terhadap muridnya akhir kata saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Bapak guru saya yang sangat menginspirasi hidup saya dan saya akan terus berusaha untuk menjadi seperti dia dan saya juga meminta maaf jika saya memiliki salah atau ada kata – kata yang tidak berkenan dihati anda pada postingan saya pada minggu lalu .  


2 komentar:

  1. Terlepas dari apa yang sudah kamu sampaikan dalam tulisan Ini. Terlihat lebih niat dalam kepenulisan dan saya membaca tulisan ini lebih hidup.

    Gaya penceritaan nya juga cukup mengalir sehingga membuat para pembaca juga nyaman.

    Terus berkarya teruslah menulis dan menginspirasi orang lain tetap menjadi pribadi yang berpegang teguh untuk bisa menyusun masa depan.

    BalasHapus
  2. Terlepas dari apa yang sudah kamu sampaikan dalam tulisan Ini. Terlihat lebih niat dalam kepenulisan dan saya membaca tulisan ini lebih hidup.

    Gaya penceritaan nya juga cukup mengalir sehingga membuat para pembaca juga nyaman.

    Terus berkarya teruslah menulis dan menginspirasi orang lain tetap menjadi pribadi yang berpegang teguh untuk bisa menyusun masa depan.

    BalasHapus

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com
Diberdayakan oleh Blogger.